Doa Sujud Sahwi, Pengertian Sujud Sahwi, serta Pengenalannya

doa sujud sahwi

doa sujud sahwi

Sahabat pelajaranputih apakah anda mengetahui sujud sahwi? Pengertian sujud sahwi adalah bagian ibadah Islam yang dilakukan didalam shalat. Hanya saja keberadaannya masih menjadi tanda tanya bagi sebagian umat muslim. Sujud sahwi tersebut dilakukan karena ada sebabnya, dilakukan oleh orang shalat dengan dua kali sujud. Apakah anda pernah melakukannya? Dapat diibaratkan bahwa sujud ini layaknya penambal, bila ada kekurangan dalam shalat maka kita sebaiknya menambalnya menggunakan sujud sahwi tersebut. Berikut lebih lengkapnya.

Penyebab dilakukannya sujud sahwi

Sebelum masuk lebih dalam lagi, perlu diketahui sebab sujud sahwi sehingga kita perlu melakukannya. Terdapat tiga sebab mengapa sujud ini dilakukan yaitu untuk menambah sesuatu, menghilangkan sesuatu dan dalam keadaan ragu-ragu didalam shalat. Sujud ini dapat dilakukan dengan 2 cara, bila kita merasa shalat perlu ditambal maka lakukanlah sujud sahwi sebelum salam.

Sedangkan bila kita melakukan shalat dan merasa kurang atau berlebih maka lakukan sujud ini sesudah salam, tujuannya untuk menghinakan setan. Untuk lebih jelas mengenai tata cara sujud sahwi yang benar simak perinciannya berikut ini.

  1. Ketika anda shalat dan kekurangan tasyahud awwal berarti shalat perlu ditambal, maka hendaklah melakukan sujud sahwi sebelum salam guna menyempurnakan shalat.
  2. Jika anda merasa kelebihan rakaat atau kekurangan rakaat dalam shalat, lakukan sujud ini sesudah salam.
  3. Tapi bila seseorang merasa ragu-ragu dengan jumlah rakaat tapi bisa mengingat dan yakin akan jumlah rakaatnya, maka segera niat sujud sahwi dan melakukannya sesudah salam untuk menghinakan setan.
  4. Akan tetapi bila merasa ragu-ragu tapi tidak berhasil mengingat dan belum bisa yakin, maka lakukan sujud tersebut sebelum salam.

Tata cara sujud sahwi

Seperti yang telah dijelaskan pada banyak hadist bahwa hikmah dan hukum sujud sahwi dilakukan dengan dua kali sujud serta dilakukan sesudah atau sebelum salam. Ada anjuran yang disyariatkan ketika akan melakukan sujud tersebut, yakni disyariatkan untuk mengucapkan takbir “Allahu akbar” ketika ingin bangkit dari sujud. Hal tersebut disebutkan dalam sebuah hadist Bukhari no. 1224 dan Muslim no. 570 yang artinya

Baca Juga  Doa Sebelum Belajar Dan Sesudah Belajar Beserta Tata Caranya

“Setelah beliau menyempurnakan shalatnya, beliau sujud dua kali. Ketika itu beliau bertakbir pada setiap akan sujud dalam posisi duduk. Beliau lakukan sujud sahwi ini sebelum salam.”

Dan dalil sujud sahwi sesudah salam tertuang dalam hadist Bukhari no. 1229 dan Muslim no. 573 yang artinya

“Lalu beliau shalat dua rakaat lagi (yang tertinggal), kemudian beliau salam. Sesudah itu beliau bertakbir, lalu bersujud. Kemudian bertakbir lagi, lalu beliau bangkit. Kemudian bertakbir kembali, lalu beliau sujud kedua kalinya. Sesudah itu bertakbir, lalu beliau bangkit.”

Sebelum mengetahui lafal sujud sahwi dapat disimpulkan bahwa bila Sujud sahwi dilakukan sesudah salam tidak perlu lagi takbiratul ihram, cukup takbir untuk sujud saja. Setelah sujud pun tidak perlu menambahkan tasyahud, cukup dengan takbir. Setelah selesai dua kali sujud tak lupa diakhiri dengan salam.

Bacaan doa sujud sahwi

Sebagian ulama menyarankan dzikir untuk bacaan doa sujud sahwi latin dan artinya “Subhana man laa yanaamu wa laa yas huw” (Maha Suci Dzat yang tidak mungkin tidur dan lupa). Akan tetapi dzikir tersebut hanya anjuran dari ulama tanpa dukungan dalil. Sehingga lebih tepat membaca doa sujud sahwi seperti bacaan sujud dalam shalat.

Demikianlah kupasan kita kali ini mengenai sujud sahwi. Dapat disimpulkan bahwa sujud ini dilakukan karena tiga sebab. Cara melakukannya pun bergantung pada sebabnya. Mengenai bacaannya sebaiknya membaca bacaan sujud dalam shalat saja. Dengan sujud sebagai tambalan tersebut, maka shalat kita akan sempurna.